''''Aku tak mengira, betapa kisah ini seperti air keperakkan, mengajariku tentang gemericik hujan, kemudian dalam hening engkau mengundangku : Aku akan ada di hatimu dalam waktu yang tak terbilang! Bagaimana aku bisa menyangkal, sementara aku selalu merasakan engkau datang! Bagaimana aku bisa diam, sementara engkau selalu mengajariku tentang sebuah ungkapan dan kebahagiaan! Bagaimana aku harus tak mendengarkan, sementara setiap kalimat yang engkau ucapkan seperti reaktor yang dapat meruntuhkan jarak yang tak mungkin kuperhitungkan! Dan apakah engkau juga akan mengajakku berdendang, jika detik ini aku akan datang dan mengatakan : Aku juga akan selalu berada di hatimu dalam waktu yang tak terbilang..''''
Nb: agk gag ykin klo seorg saia bs bkn tulisan
bgus gtu,, nn tu cuma ngutip dari
undangan manten.. he2.
bgus gtu,, nn tu cuma ngutip dari
undangan manten.. he2.
